Gejala Cacar Api

Gejala Cacar Api – Penyakit cacar api atau Impetigo tidak samaa dengan cacar air.penyakit yang juga sering disebut dengan cacar moyet ini adalah disebabkan oleh bakteri, dimana kelainan ini akan terjadi disekitar lubang hidung dan mulut. Benjolan berair yang muncul lebih mirip seperti bekas sulutan api rokok atau melepuh. Gejala cacar api yang akan muncul, kulit akan mengalami kemerahan dan lepuh yang cepat pecah sehingga meninggalkan kulit mati yang tebal berwarna kuning seperti madu. Jika kulit mati tadi dikupas, terlihat luka lecet di bawahnya, dan umumnya sering muncul di bagaian ketiak, dada,dan punggung.

cacarapi

Gejala Cacar Api

Dan kemudian akan muncul gejala kemerahan pada kulit dan gelembung-gelembung yang ada mirip seperti kulit yang tersulut rokok dimana gelembung ini berisi nanah yang mudah pecah. Cacar api sangat mudah menular dan berpindah dari satu bagian kulit ke bagian lainnya sehingga pada akhirnya menyebar keseluruh tubuh.

Penyebab Cacar Api

Penyebab utama timbulnya cacar api adalah ketika daya tahan tubuh sedang lemah, kemudian disertai dengan tingkat kebersihan yang minim. Jadi cacar api bisa muncul kepada setiap orang, meskipun ia sudah pernah mengalami cacar sebelumnya. Sama seperti cacar monyet, cacar api sering ditemui di daerah – daerah yang rawan kuman dan bakteri, seperti ketiak, dada, serta punggung. Ciri – ciri yang paling jelas ketika seseorang menderita cacar api adalah timbulnya benjolan kemerahan pada bagian kulit tersebut yang rupanya seperti bekas sundutan api rokok. Biasanya dalam kulit tersebut berisi nanah, dan sangat mudah menular ketika si penderita berkontak langsung dengan orang lain.

Tanda dan Gejala Cacar Api

  • Permukaan kulit akan menjadi kemerahan disertai dengan adanya gelembung yang persis seperti tersundut rokok.
  • Penyakit cacar api mudah di tularkan dari salah satu bagian kulit menuju bagian kulit yang lainnya. Pada bayi, penularannya dapat terajadi lebih cepat melalui aliran darah dan mneimbulkan infeksi yang serius.
  • Gelembung cacar api berisi nanah di dalamnya dan mudah pecah, namun sulit untuk kering.

Tanda-tanda lainnya yang juga menyertai gejala cacar api yaitu demam, timbul rasa gatal-gatal, dan terkadang hanya berupa bintik merah dan biang keringat.

Hal-hal yang harus diperhatikan jika kita dan keluarga kita mengalami gejala cacar api :

  1. Buatlah tubuh anda untuk tetap hangat, dan gunakan baju tebal atau jaket jika hendak berpergian.
  2. Jangan mkan yang bisa memicu alergi contohnya : udang dan telur dan sebaiknya banyak mengonsumsi makanan rebus.
  3. Bersihkan tempat tidur anda jika sudah sembuh, jemur bantal, kasur, dan guling
  4. Banyak mitos yang mengatakan jika orang yang sedang mengalami cacar dilarang mandi, ini malah tidak justru benar. Mandi dengan sabun mandi mandi antiseptic gunakan air hangat namun jangan mandi jika tubuh dalam keadaan demam.
  5. Jika cacar api timbul sebaiknya jangan di garuk.
  6. Penyakit cacar api bisa menular, sebaiknya jangan melakukan kontak secara langsung dengan orang lain.

Ciri-ciri cacar api :

  • Cacar api menyerang bagian tubuh tertentu seperti bagian leher, dada, wajah, punggung dan leher.
  • Terjadi ruam pada kulit dan akan timbul makula berwarna kemerahan, dalam waktu beberapa jam makula tersebut akan berubah menjadi vesikel yang berisi cairan, gejala tersebut akan pecah dalam beberapa hari dan pastinya penderita akan mengalami nyeri seperti kebakar pada kulitnya.
  • Demam pada malam hari sebelum visikel muncul.

Menangani Perawatan Penderita Cacar Api

  1. Rajin mengganti baju kotor yang terkena biang keringat
  2. Mematuhi pantangan makanan yang memicu rasa gatal
  3. Gunakan obat antiseptik saat mandi
  4. Rutin memakai obat salep sesuai resep dokter, fungsinya meredakan rasa nyeri serta gatal-gatal yang menyerupai ke kulit
  5. Usahakan untuk mengurangi kebiasaan menggaruk pada kulit yang gatal maupun luka yang diakibatkan demi menjaga tidak terjadi infeksi serius

Pencegahan untuk memperkecil resiko dan agar cacar api tidak kambuh lagi :

  • Jangan menggaruk cacar dengan tangan atau kuku, karena akan memperparah keadaan cacar dan membuat infeksi atau luka membekas jika cacar tersebut telah pecah dan mengering.
  • Untuk menghindari rasa nyeri dan gatal gunakan bedak, salep dan obat menurut resep yang sudah diberikan dokter untuk menurunkan rasa nyeri dan gatal.
  • Rutin memotong kuku dan bersihkan kuku dari sisa-sisa kuman.
  • Menjaga kebersihan diri sendiri dengan mandi yang bersih dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan sekitar.
  • Hindari makanan yang dapat menimbulkan rasa gatal pada cacar.
  • Mengatur pola hidup sehat dengan memperbanyak makan-makanan sehat 4 sehat 5 sempurna.
  • Rajin mengganti pakaiaan jika sudah berkeringat.
  • Istirahat yang cukup.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Api

  1. Oleskan lidah buaya yang telah di kupas terlebih dahulu. lalu tunggu sampai kering dan kemudian bilaslah.
  2. Cuci jagung muda yang telah di kupas dan kemudian di parut. Lalu oleskan pada bagian tubuh yang terdapat bekas cacar.
  3. Cuci 3 helai daun sirih, selembar temu sore, sebuah daun dligo, jinten satu sendok makan, ½ bangle dan satu pinang muda. Lalu haluskan bahan tersebut dan di peras untuk di ambil sarinya dan di minum.

Gejala Cacar Api


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Cacar Api dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cacar Api and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.