Ciri-Ciri Penyakit Cacar Api

Penyakit cacar api adalah penyakit yang disebabkan karena bakteri dan biasanya dikelompokkan sebagai salah satu penyakit kulit yang bisa menyerang pada bagian tubuh. Penyakit cacar api bisa terjadi pada mereka yang sudah terkena cacar sebelumnya, dan peluangnya juga cukup besar.

Hal ini disebabkan karena jika daya tahan tubuh Anda baik dan juga jumlah dari bakteri tidak berlebihan maka penyakit ini tidak akan muncul karena pada kulit dan juga lubang alami seperti mulut, hidung dan juga dubur merupakan jenis kuman yang bisa hidup dan berkembang biak yang biasanya disebut dengan kolonisasi. Dan dalam keadaan seperti ini ciri-ciri penyakit cacar api ditandai dengan kondisi daya tahan tubuh yang menurun dan menyebabkan kolonisasi meningkat dan bisa menimbulkan penyakit cacar api serta terjadinya infeksi.

Ciri-ciri penyakit cacar api adalah :

  • Demam ringan dimalam hari dan juga malase selama 24 jam sebelum akhirnya vesikel tersebut muncul
  • Ruam yang terjadi pada cacar air iasanya diawali dengan adanya suatu makula yang berwarna kemerahan, dan biasanya pertama kali muncul pada badan dan kemudian menyebar di wajah serta juga ekstremitas. Dalam beberapa jam, biasanya makula menjadi vesikel yang berisi cairan yang bisa mucnul di mulut, aksila, labium, dan vagina. Vesikel ini akhirnya berisi cairan yang akan pecah setelah beberapa hari dan juga akhirnya menimbulkan krusta.
  • Disaat yang bersmaan maka akan banyak dijumpai makula, vesikel, serta keropeng yang banyak dalam berbagai stadium yang bentuknya dan krustasi.
  • Cacar api biasanya terjadi di kulit dengan menyerang satu bagian area tubuh saja misalnya disepanjang dermatom yang sudah terinfeksi. Tempat yang biasanya sering terinfeksi adalah bagian wajah, leher, dan juga dada. Lesi yang ukurannya kecil atau juga besar dan dalam jumlah yang sedikit atau juga lebih banyak. Cacar api ini bisa menjadi satu hal yang menyakitkan.

Penanganan ciri-ciri penyakit cacar api terutama yang bersifat suportif dan dengan tujuan untuk membantu mencegah terjadinya infeksi kulit yang bersifat sekunder. 

Posted in Cacar Api | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Mencegah Cacar Api

Cacar api dapt disembuhkan dalam waktu 10-14 hari atau lebih tergantung dari tingkat keparahan cacar itu sendiri. Cacar api dapat dicegah penularannya agar tidak menyebar ke tempat area kulit lainnya.

Beberapa tips sederhana upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk memperkecil risiko serta pencegahan cacar api tidak kambuh kembali, yakni :

1. Jangan menggaruk cacar dengan tangan atau kuku, karena hanya akan meperparah keadaan cacar dan membuat infeksi atau luka membekas jika cacar tersebut telah pecah atau mengering.

2. Potong kuku secara rutin dan bersihkan kuku dari sisa-sisa kuman yang mungkin tersimpan.

3. Untuk menghindari rasa nyeri atau rasa gatal, gunakan salep dan obat menurut resep dokter untuk menurunkan rasa nyeri dan gatal.

4. Mandi bersih dan senantiasa menjaga kebersihan diri sendiri baik dari lingkungan rumah, kantor dsb.

5. Hindari makanan yang dapat menimbulkan rasa gatal pada cacar

6. Perbanyak makan-makanan sehat 4 sehat 5 sempurna

7. Istirahat secukupnya

8. Ganti baju atau pakaian jika dalam keadaan berkeringat dan biarkan keringat hilang terlebih dahulu.

9. Mandi dengan obat antiseptik

Posted in Cacar Api | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyebaran Cacar Api

Penyebab dari cacar api ini muncul akibat adanya bakteri staphylococcus aurea atau jenis tunggal dari staphylococcus itu sendiri yang terjadi pada lapisan kulit jangat.  Jika bakteri ini telah menyebar melalui aliran darah akan menimbulkan beberapa gejala seperti demam, sakit kepala sebelah (migrain), tubuh terasa lemah, lesu dan kemudian timbul gelembung atau tonjolan kulit yang memerah dan berisi air bakteri yang mudah menular dan mudah sekali pecah.

Beda cacar air dapat ditularkan lewat saluran pernapasan, jika cacar api dapat menular akibat cacar api yang digaruk, kemudian menggaruk kembali kulit yang sehat, jika menular pada orang lain umumnya paling mudah lewat keringat.

Jika kulit yang terluka atau sudah terinfeksi oleh bakteri penyebab cacar api ini tidak segera di atasi, maka akan menimbulkan komplikasi pada bekas luka yang tidak dapat dihilangkan atau keropeng pada kulit tempat dimana cacar api itu tumbuh.

Masa inkubasi dari cacar api ini dapat berlangsung 10-14 hari. Cacar air yang timbul pada permukaan kulit bentuk dan ukurannya bervariasi mulai dari ukuran yang kecil seperti kerikil, perlahan mulai sebagian ada yang membesar seperti kacang polong hingga seperti cincin.

Rasa gatal yang teramat sangat timbul ketika dimalam hari dalam suhu ruangan yang dingin, rasa gatal akan semakin terasa dan ketika siang hari dalam cuaca panas cukup tinggi diliputi oleh produksi keringat yang banyak mengandung bakteri semakin memperluas cacar api semakin bertambah dan bakteri mudah berkembang biak dan menyebar melalui aliran darah yang diserang oleh bakteri tersebut.

Posted in Cacar Api | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Sakit Cacar Api

Dalam bahasa kedokteran cacar air disebut sebagai varicella, sedangkan untuk cacar api yang juga merupakan penyakit kulit lainnya disebut dengan impetigo. Impetigo sendiri terbagi menjadi 2 jenis yakni impetigo krustoda yang disebut juga dengan cacar madu dan cacar api/cacar monyet.

Perbedaan antara cacar madu disebabkan oleh kelainan yang terjadi yang umumnya terdapat disekitar lubang hidung hingga mulut, memiliki ciri seperti : kulit yang kemerahan dan gelembung-gelembung cacar yang cepat melepuh dan memecah, hingga meninggalkan bekas seperti keropeng atau koreng (kulit mati). Gelembung cacar madu berwarna kuning seperti madu. Namun apabila kulit di permukaan atas telah terkelupas akan terlihat pada lapisan dalam kulit yang luka atau lecet.

Cacar api

Sedangkan pada cacar api, umumnya banyak terjadi pada daerah tubuh seperti di ketika, dada dan punggung. Cacar api umumnya memiliki ciri kulit seperti kemerahan di kulit dengan gelembung-gelembung  (mirip seperti kulit yang tersundut rokok). Gelembung pada kulit ini berisi nanah yang mudah sekali pecah. Cacar api sangat mudah ditularkan dan berpindah dari satu area kulit ke kulit lainnya.

Jika penyakit cacar api ini, apabila terjadi pada bayi yang baru lahir, infeksi dapat menyebar ke tubuh melalui aliran darah dalam tubuh dan dapat pula disertai demam dan timbulnya infeksi yang cukup serius.

Posted in Cacar Api | Tagged , , , , , , , | Leave a comment